• RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Oktober 2014

Bukan Hodijah namanya jika tak penuh sensasi dan kontroversi. Setelah sepertinya puas menghujat Raisa habis-habisan di Twitter-nya, ia sempat juga terlibat adu komentar dengan Julia Perez beberapa waktu lalu.



Masih belum cukup dengan itu semua, Hodijah kembali 'menampar' seorang artis lainnya. Yup, lewat sebuah tulisan terbarunya, gadis asal Menteng Atas Selatan itu menulis sebuah pernyataan pedas yang kemungkinan besar ditujukan untuk Agnes Monica.

Seperti diketahui, sebelumnya Hodijah memang sempat menghujat 3 penyanyi kondang tanah air, Raisa, Ayu Ting Ting, dan Agnez dengan alasan yang berbeda-beda. Kali ini Agnez yang tengah Go International dianggapnya tak layak.

Entah berhalusinasi atau bagaimana, Dijah menyebut jika dirinya lebih pantas Go Internasional. Alasannya? Ia mengaku digilai oleh Cody Simpson, penyanyi asal Australia yang namanya sudah mendunia.

Meskipun tak menyebut nama Agnez di tulisannya, namun ungkapan kontroversial Dijah itu tampaknya memancing emosi dari para fans garis keras Agnez yang biasa menyebut diri mereka NIC. " ‏Lu tuh orang apa kotoran yang ngambang di sungai? Mending @agnezmo bisa membanggakan Indonesia. Nah lu? Malu-maluin Indonesia," tulis seorang user bernama Ariana Ayushiridara.

Minggu, 19 Oktober 2014

Sebagai warga Indonesia, ST12 ingin mengharumkan nama bangsa dengan mengukir prestasi bermusiknya di luar negeri. Sejak tergabung dalam label Universal Singapura, Pepep, Indra dan Dimas mulai menancapkan karirnya untuk go international.

"Aku ingin go internasional, aku ingin mengharumkan nama bangsa, kita ingin berbakti di industri musik Indonesia bisa jadi contoh. Kita punya fans dari lima negara jadi cukup serulah," ujar Pepep beberapa waktu lalu di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (9/10).

Karya mereka pun mendapat respon positif dengan meraih 13 juta viewer untuk video klip mereka yang berjudul Putih-Putih Melati. Untuk ukuran musisi lokal ini suatu prestasi tersendiri.
Agnez Mo/@Foto: KapanLagi.com®Agnez Mo/@Foto: KapanLagi.com®
 
"Ada kebanggaannya, kita liat juga prestasinya, di lagu Putih Putih Melati di youtube saja kita dapat royalti, di Youtube ada 13 juta viewer, makanya video klip kita di Youtube masuk Vevo," katanya.
Pepep menambahkan bahwa angka ini memang dan ini menjadi langkah mereka untuk menginvansi musik internasional.

"Yang masuk Vevo itu batasannya 10 juta viewer. Di Indonesia cuma Agnez Mo dan ST12.  Artinya IP addressnya international. Kalau masuk Vevo orang buka di Inggris ke detect," pungkasnya.

Rabu, 08 Oktober 2014

Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya grup band Wali mendapatkan 3 penyanyi dangdut yang lolos dalam ajang yang digagas oleh Faang, Apoy, Tommy dan Ovie yaitu 'Wali Cari Idola Rock n' Dut'.
Ide tersebut berawal dari keinginan Faang dan kawan-kawan untuk mengangkat artis-artis daerah yang menjadi pembuka setiap konsernya di beberapa daerah di Indonesia.



Sebanyak 500 peserta dari empat daerah yang mengikuti ajang tersebut terpilih tiga pemenang, yaitu Nyimas Ayu Luqita dari Surabaya, Ratu Dewi dari Bekasi dan Herri Setiawan dari Bandung.
"Awalnya perjalanan cari idola ini, kalo kita konser selalu ada band pembuka dan penyanyinya bagus-bagus. Dari situ tercetus ide untuk cari idola ini, secara vokal dan performance bagus," kata Faang saat ditemui di Galaxy Club, Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (30/9).

Temukan idola baru ©KapanLagi.com® 
 
"Melihat juara sekarang luar biasa. Saya jadi juri di Bandung dan menemukan Herri Idola ini. Sebenarnya banyak yang bagus di Bandung, tapi dia yang terbagus saat itu," lanjutnya.

Mereka pun akhirnya dibuatkan album karaoke kompilasi yang berjudul 'Cari Idola' di mana Herri Idola membawakan lagu Tante Jamilah, Ratu Idola dengan lagu Cinta Oplosan sementara Nyimas Idola bawakan lagu Duda Anak 2.

"Setelah ini, akan jadi efek yang baik untuk menggelar acara serupa, untuk mengajak masyarakat ke industri musik bukan pepesan kosong. Dalam waktu dekat ini kita akan promo radio, di setiap radio 3 orang ini selalu masuk 5 besar di chart radio," pungkas Apoy.

Jumat, 26 September 2014

Jika anda sudah tak sabar nonton konser Rif dan Sheila on 7 malam ini, bersiaplah untuk mendapat penampilan terbaik. Pasalnya banyak kejutan yang disiapkan. Salah satunya adanya kolaborasi Sandhy Sandoro dengan Sheila on 7.

Sandhy mengingat Sheila On7 sebagai salah satu band terbaik tahun 90-an. Dia memfavoritkan album debut dengan lagu gaconnya adalah Jadikanlah Aku Pacarmu. Dengan ajakan untuk tampil di konser ini, menjadi suatu kehormatan tersendiri baginya.

"Rencana main sama Sheila on 7, tapi lagunya belum bisa dikasih tahu. Tunggu ya," ujar Sandhy di hotel Century, Kamis (18/9).

Sheila On 7/@Foto: KapanLagi.com®
Rencananya Rif tampil duluan setelah itu Sheila on 7. Rif menjanjikan tampil minimum 1 jam di atas panggung dengan berbagai set yang dipastikan bakal memuaskan fans.

"Bisa jadi lebih panjang, sekitar 12 lagu kalau 1 jam. Kita akan menampilkan beragam konsep di atas panggung. Bentuk panggung melingkar jadi lebih akrab dengan penonton. Sesi akustik, full band, hingar bingar. Ini belum pernah kami lakukan di panggung sebelumnya," kata Andi Rif.

Ovy mengatakan batas minimum itu lebih bisa diterima, karena saat animo penonton tinggi mereka bisa tampil lebih lama. Hal ini menilik saat mereka menjadi pembuka Mr BIG di mana fans meminta encore..
Sementara itu Sheila on 7 menyiapkan lagu mix dari album 1-7. Pun begitu mereka menyerahkan apa yang terjadi di panggung nanti apakah bakal main lebih atau tidak
"Tapi nanti di atas panggung siapa tahu dapatnya apa. Bikin 16 lagu kalau kita lihat penonton rame bisa lebih panjang," ujar Eross.

Rabu, 06 Agustus 2014

Industri film dunia tengah bersedih dengan kehilangan salah satu sosok seorang aktor serbabisa, Robin Williams. Kepergian Robin pada Senin 11 Agustus, waktu setempat, tentu meninggalkan jejak manis di dunia perfilman Hollywood.





Di balik sederet filmnya yang sukses, ternyata bintang Flubber itupun juga meninggalkan jejaknya di industri musik dunia. Tidak banyak yang mengetahui memang jika dia juga menekuni dunia tarik suara. Bahkan, Robin telah merilis album pertamanya bergenre musik komedi sejak tahun 1979, Reality...What a Concept.

Sampai terakhir menghembuskan nafas terakhirnya, pria kelahiran Chicago, 21 Juli 1951 itu telah meluncurkan enam album. Weapons of Self Destruction menjadi album terakhir Robin di tahun 2010. Album itu juga  bertengger di posisi satu chart Billboard 200 selama empat pekan.

Hebatnya, album pertama Robin, Reality...What a Concept langsung membuat Robin meraih Grammy Awards pertamanya  sebagai Best Comedy Recording. Selama hidupnya, Robin telah meraih lima piala Grammy Awards. Tiga dari albumnya juga sempat merasakan posisi satu di chart Billboard 200.

Karena kelihaian dalam musikalitasnya, bintang film Aladdin itu kerap mengisi lagu original soundtrack untuk beberapa film yang dibintanginya, seperti film Popeye, dia membawakan, "I Yam What I Yam" (),  film Aladdin - "Friend Like Me" (1992), dan film Happy Feet -"My Way (A Mi Manera) (2006).

Tidak hanya sampai di situ, ayah tiga anak itupun pernah berkolaborasi dengan beberapa musisi seperti Craig Ferguson dalam "Hit My Baby One More Time", Wayne Brady dalam "Whose Line is it Anyway?", Bobby McFerrin dalam "Don't Worry Be Happy". Pada 2008, Robin juga sempat berduet dengan finalis Russian Idol, Ivan "Bob" Poppanoff dalam ajang American Idol.

CEO Recording Academy (Asosiasi yang menaungi musisi di AS), Neil Portnow, mengungkapkan, kepergian Robin Williams menjadi satu kehilangan besar dalam industri musik di Amerika Serikat.

"Kami komunitas hiburan talenta berbakat, inspirasi sejati, seorang yang kreatif dan jenius. Warisannya akan selalu diabadikan,"ungkap Neil, seperti dilansir dari Billboard.

Minggu, 13 Juli 2014

Musik Metallica | Survey Unik Metallica dan Fans



Walaupun sudah cukup banyak kaum Hawa yang mencintai musik cadas, namun tetap saja genre music yang satu ini lebih identik dengan kaum Adam. Setidaknya itu kembali terbukti dalam survey yang digelar oleh Spotify.

Menurut data yang telah mereka rilis, pendengar musik salah satu band raksasa metal, Metallica ternyata sangat didominasi oleh kaum laki-laki, yakni sekitar 83%. Sementara itu sisanya, yakni 17% dikuasai oleh perempuan. Jumlah itu didominasi oleh kelompok dari umur 28 hingga 34 tahun.

Laporan lain juga menjelaskan bahwa Enter Sandman adalah salah satu lagu Metallica paling sering diputar secara streaming. Dua lagu lainnya menyusul di belakang, yaitu Nothing Else Matters dan Master of Puppets.

Survey ini menyorot sangat detail tentang pendengar music Metallica. Bahkan mereka bisa memastikan bahwa pendengar musik James Hetfield dan kawan-kawan berdomisili di Amerika Serikat. Negara lain setelah itu adalah Swedia, Norwegia, Inggris Raya dan Jerman.

Metallica sendiri memang merupakan band heavy metal terbesar yang pernah ada di planet ini. Mulai muncul sejak era 80-an, mereka tetap disegani dan dianggap sebagai legenda hingga hari ini.

Sementara itu Metallica dijadwalkan akan tampil di Festival Glastonbury di Inggris Raya. Kuartet yang dua kali menggelar konser di Indonesia ini bakal beraksi mengisi Pyramid Stage.