• RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 November 2014

Olahraga | Cara Menpora Damaikan KONI dan KOI

Perselisihan antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menimbulkan dampak yang serius terhadap pembinaan olahraga, terutama kelancaran pengucuran dana, penyediaan alat latihan dan pertandingan sampai pengiriman atlet beserta ofisial ke arena laga.



KONI dan KOI sering tidak sepaham soal jumlah atlet yang sudah menjalankan program latihan dengan berapa banyak yang mesti dikirim. Termasuk saling lempar tanggung jawab soal pengadaan alat dan kelengkapan pertandingan.

Sebelum UU No.3 Tahun 2005 Soal Sistem Keolahragaan Nasional disahkan, KONI dan KOI berada dalam satu induk dan dipimpin satu orang, yaitu Ketua KONI/KOI. Setelah UU Olahraga berlaku, dua organisasi itu dipisah.

KONI lebih banyak melakukan pembinaan dan pelatihan secara teknis, sedangkan KOI bertanggung jawab mengirimkan atlet ke berbagai ajang olahraga internasional. Termasuk bertindak sebagai panitia lokal jika Indonesia mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah ajang olahraga berskala regional hingga internasional.

Menpora periode 2012-2014, Roy Suryo pernah mengusulkan untuk mengamandemen UU Olahraga agar KONI dan KOI dilebur kembali. Tujuannya untuk memudahkan koordinasi dan melaksanakan tugas pembinaan olahraga dengan cepat. Namun Menpora Kabinet Kerja, Imam Nahrawi, tidak sependapat dengan usulan agar UU Olahraga diubah.

"Saya kira yang terjadi hanya miskomunikasi saja. Saya akan meniru Pak Presiden (Jokowi) untuk mengajak KONI dan KOI ngopi bareng," ujar Imam saat diwawancara di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2014).

Imam meminta KONI dan KOI melepas gengsi dan ego organisasi demi peningkatan prestasi olahraga Indonesia. Pria 41 tahun itu juga berharap kedua organisasi itu mau melihat ke depan dan ikut mencari solusi membawa olahraga Indonesia kembali disegani dunia internasional.

Imam sepertinya tidak akan mengusulkan amandemen UU Olahraga kepada DPR karena menurutnya aturan tersebut masih sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Rabu, 22 Oktober 2014

Olahraga | Ritual Pedrosa Sebelum Mengaspal

Duo rider Repsol Honda, Dani Pedrosa dan Marc Márquez menyapa Indonesia. Penggila MotoGP tanah air pun sedikitnya bisa mengenali lagi lebih dekat profil dua jagoan Spanyol ini, terlebih beberapa hal terkait apa yang jarang diketahui dari balik layar.


 
Saat tampil di sebuah talkshow yang dipandu mentalis, Deddy Corbuzier pada sebuah tv swasta, Pedrito – sebutan Pedrosa, membeberkan satu ritual yang biasanya tak pernah luput dilakukan sebelum turun balapan.
 
“Ya, kurang-lebih saya punya suatu ritual. Saya selalu berdiam diri, hening sebelum balapan,” aku Pedrosa. Siapapun yang menanyakan soal (performa) motor atau cuaca, saya takkan menanggapinya,” aku Pedrosa.
 
Lebih jauh, ketika ditanyakan sampai kapan Pedrosa akan berkarier di dunia balap, joki berusia 29 tahun itu angkat bahu tanda belum tahu kapan akan pensiun.
 
“Saya belum tahu. Yang pasti, MotoGP adalah olahraga sangat menuntut fisik,” tutupnya singkat.

Sabtu, 11 Oktober 2014

Olahraga | Kepulihan Rossi Menyisakan Cedera Jari

Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku jari tangan kanannya masih cedera akibat kecelakaan hebat yang ia alami di MotoGP Aragon, Spanyol dua pekan lalu. Demikian pernyataan rossi saat sesi wawancara jelang balapan GP Jepang di Motegi.



Dalam kecelakaan itu, The Doctor menabrak dinding pembatas dan sempat tak sadarkan diri. Ia mengaku sempat mengalami sakit kepala hebat, namun kini telah pulih kecuali cedera pada jarinya.

"Saya baik-baik saja. Kecelakaan itu memang hebat, tapi sehari setelahnya saya sudah pulih. Saya sempat tak sadarkan diri, tapi hanya sekitar satu menit! Lagipula saya masih ingat semuanya. Kondisi fisik saya 100 persen pulih, kecuali cedera jari tangan kanan," ujar Rossi dikutip Fox Sports, Jumat (10/10/2014).

Saat ini, Rossi berada di peringkat keempat pada klasemen pebalap dengan 214 poin, hanya tertinggal tiga poin dari Dani Pedrosa di peringkat kedua. Selain itu ia hanya unggul 12 poin dari rekan setimnya, Jorge Lorenzo di peringkat keempat.

Senin, 29 September 2014

OLAHRAGA | Salip Alonso, Hamilton Rajai FP2

Sesi Free Practice 2 (FP2) Formula One GP Singapura menjadi milik pembalap Mercedes, Lewis Hamilton sebagai yang tercepat. Adapun Fernando Alonso berhasil menjunjung nama besar Ferrari dengan menempati tempat kedua.



Dengan ban supersoft yang digunakan di sesi kedua, Hamilton mencatat waktu 1 menit 47.490 detik dan mengalahkan Alonso dengan gap sejauh 0.133 detik. Sedangkan pembalap Mercedes lainnya, Nico Rosberg, terpuruk di peringkat ke-13.

Meski Ferrari dibuat kesulitan sepanjang Free Practice hari Jumat, namun Alonso mampu mengatasinya dengan baik dan memimpin sesi pembuka untuk yang pertama kalinya sejak Juni lalu. Rekan setim Alonso, Kimi Raikkonen, juga tampil cukup baik dengan menempati tempat keempat.

Sementara pembalap-pembalap dari tim Red Bull, Daniel Ricciardo dan Sebastian Vettel, masing-masing mengakhiri sesi kedua di tempat ketiga dan kelima.

Berikut hasil lengkap FP2 GP Singapura 2014:
1. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes 1m 47.490s
2. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari 1m 47.623s
3. Daniel Ricciardo Australia Red Bull-Renault 1m 47.790s
4. Kimi Raikkonen Finland Ferrari-Ferrari 1m 48.031s
5. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 1m 48.041s
6. Kevin Magnussen Denmark McLaren-Mercedes 1m 48.358s
7. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes 1m 48.435s
8. Sergio Perez Mexico Force India-Mercedes 1m 48.653s
9. Nico Hulkenberg Germany Force India-Mercedes 1m 48.751s
10. Daniil Kvyat Russia Toro Rosso-Renault 1m 48.770s
11. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Renault 1m 48.800s
12. Romain Grosjean France Lotus-Renault 1m 49.062s
13. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes 1m 49.075s
14. Pastor Maldonado Venezuela Lotus-Renault 1m 49.139s
15. Adrian Sutil Germany Sauber-Ferrari 1m 49.170s
16. Esteban Gutierrez Mexico Sauber-Ferrari 1m 49.290s
17. Felipe Massa Brazil Williams-Mercedes 1m 49.361s
18. Valtteri Bottas Finland Williams-Mercedes 1m 49.971s
19. Jules Bianchi France Marussia-Ferrari 1m 50.612s
20. Max Chilton Briton Marussia-Ferrari 1m 51.558s
21. Kamui Kobayashi Japan Caterham-Renault 1m 52.075s
22. Marcus Ericsson Sweden Caterham-Renault 1m 52.936s